PT Global Digital Niaga Tbk (“Perseroan”; BEI: BELI), pelopor ekosistem perdagangan omnichannel dan gaya hidup terkemuka di Indonesia yang berfokus melayani konsumen ritel dan institusi yang terhubung secara digital, hari ini mengumumkan hasil kinerja keuangan periode kuartal kedua tahun 2025.

IKHTISAR UTAMA

  • Pendapatan Neto konsolidasi bertumbuh sebesar 22% y.o.y pada 1H25 dengan pertumbuhan dua digit yang sehat di seluruh segmen usaha pada periode ini.
  • Take Rate meningkat lebih jauh dari 6,5% pada 1H24 menjadi 8,6% pada 1H25, didukung peningkatan Take Rate terutamanya pada segmen Ritel 1P dan Toko Fisik. Hal ini merupakan hasil dari pertumbuhan Laba Bruto Sebelum Diskon (Gross Profit Before Discount/GPBD) sebesar 48% y.o.y, termasuk pertumbuhan 172% y.o.y pada segmen Ritel 1P selama periode ini. 
  • Struktur biaya yang lebih baik tercermin dari lebih rendahnya persentase Beban Operasional konsolidasi terhadap TPV dari 7,5% pada 1H24 menjadi 7,2% pada 1H25, menghasilkan peningkatan kinerja persentase EBITDA konsolidasi terhadap TPV sebesar 40bps y.o.y, dari -2,9% pada 1H24 menjadi -2,5% pada 1H25.
  • Melakukan penyesuaian atas published rate kepada penjual pihak ketiga agar selaras dengan pasar sejak sejak kuartal pertama, yang telah mendorong lebih jauh strategi optimalisasi marjin Perseroan.
  • Menambah sejumlah 8 toko elektronik konsumen baru sepanjang 2Q25, termasuk penambahan toko merek-tunggal hello (Apple), Samsung serta Huawei, serta toko multi-merek Blibli. Per akhir bulan Juni 2025, Perseroan telah mengoperasikan sebanyak 223 toko elektronik konsumen, 58 gerai supermarket premium dan 36 home and living experience centers.
  • Melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”), di mana seluruh usulan mata acara disetujui.

PERNYATAAN MANAJEMEN

Kusumo Martanto – CEO & Co-Founder

“Sepanjang semester pertama tahun 2025, kami menavigasi situasi konsumen yang lebih berhati-hati akibat dipengaruhi oleh tantangan ekonomi yang semakin meluas. Meskipun belanja diskresioner menurun, kami tetap teguh berkomitmen terhadap disiplin operasional dan eksekusi strategis. 

Berpedoman pada rencana strategis jangka panjang, kami secara proaktif menjalankan berbagai inisiatif terarah untuk memperkuat profitabilitas dan membangun momentum yang berkelanjutan. Kami menyempurnakan portofolio produk kami untuk menekankan penawaran bernilai tinggi dan premium, meningkatkan nilai umur pelanggan tanpa mengorbankan disiplin biaya. Pada saat bersamaan, investasi pemasaran kami diseimbangkan kembali menuju saluran yang paling efisien, meningkatkan presisi dalam akuisisi pelanggan dan memaksimalkan imbal hasil atas pengeluaran. Pendekatan ini—yang berakar pada keunggulan omnichannel kami dan didukung oleh ekosistem Blibli Tiket—terus membuka sinergi, memungkinkan kami untuk melayani pelanggan dengan lancar di seluruh titik kontak baik digital dan fisik sekaligus menciptakan nilai nyata bagi penjual dan mitra pemegang merek.

Ke depannya, kami akan tetap fokus pada peningkatan berkelanjutan dan inovasi yang disiplin. Kami akan memperdalam kemitraan, menyempurnakan pengalaman layanan, dan memanfaatkan wawasan berbasis data untuk mengantisipasi dan memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang. Dengan peta jalan strategis yang jelas dan tekad yang teguh, kami yakin akan kemampuan kami untuk memberikan imbal hasil yang berkelanjutan dan memperkuat kepemimpinan pasar kami.

Atas nama seluruh organisasi, saya menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada para pemegang saham atas kepercayaan mereka yang berkelanjutan dan kepada para komisaris yang telah berakhir masa baktinya atas dedikasi mereka. Kami dengan hangat menyambut komisaris yang baru diangkat dan berharap dapat memperoleh manfaat dari arahannya seiring kita mengejar tujuan bersama untuk menciptakan nilai jangka panjang.”

Ronald Winardi – CFO

“Pendapatan neto pada kuartal kedua terus menunjukkan pertumbuhan dua digit, di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan. Laba bruto sebelum diskon (GPBD) kami juga melanjutkan tren positifnya, dengan segmen Ritel 1P meningkat lebih dari dua kali lipat. Kami yakin momentum yang kuat ini menempatkan kami pada posisi yang baik untuk menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan hingga akhir tahun.”

IKHTISAR KINERJA OPERASIONAL

IKHTISAR SEGMEN USAHA

Di bawah ini merupakan ikhtisar dari masing-masing segmen usaha Perseroan pada periode kuartal kedua tahun 2025 (2Q25) dibandingkan dengan periode kuartal kedua tahun 2024 (2Q24), serta periode semester pertama tahun 2025 (1H25) dibandingkan dengan periode semester pertama tahun 2024 (1H24).

Ritel 1P

Segmen Ritel 1P merupakan usaha yang dijalankan Perseroan melalui platform perdagangan B2C daring untuk berbagai produk dan layanan pihak pertama (1P) dari berbagai kategori.

GPBD segmen ini mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 125% y.o.y pada 2Q25 menjadi Rp250 miliar, dan sebesar 172% y.o.y pada 1H25 menjadi Rp709 miliar. Peningkatan kinerja GPBD terutama dikontribusikan oleh prioritas strategis Perseroan pada berbagai kategori produk dengan marjin yang lebih tinggi, termasuk peluncuran produk baru dalam kategori smartphone serta kontribusi yang lebih tinggi dalam penawaran home appliances dan sports & wellness. Selain itu, kontribusi dari Dekoruma, yang diakuisisi oleh Perseroan pada bulan Juni 2024, semakin mendukung kinerja keseluruhan segmen ini. Hasilnya, Take Rate segmen Ritel 1P berhasil tercatat sebesar 23,0% selama periode 1H25. Keseluruhan TPV dan Pendapatan Neto segmen ini juga tumbuh masing-masing sebesar 24% dan 14% y.o.y pada 2Q25, dan sebesar 33% dan 19% y.o.y pada 1H25.

Dalam rangka mendorong segmen Ritel 1P, Perseroan telah membangun dan mengembangkan jaringan infrastruktur pemenuhan pesanan, logistik, dan pengiriman ke konsumen akhir yang luas, menggunakan model hub-and-spoke, didukung oleh 13 gudang dengan jumlah luas gudang mencapai lebih dari 200.000 meter persegi, serta 19 pusat distribusi (hubs), yang memungkinkan Perseroan untuk menawarkan layanan pengiriman 2-jam sampai untuk lebih dari 350.000 SKU di lebih dari 40 kota secara nasional. Lebih jauh, gudang di Marunda, Jawa Barat, yang mulai beroperasi sejak bulan Oktober 2024, memperkuat kemampuan logistik dan rantai pasok Perseroan, termasuk untuk layanan Fulfillment at Speed ​​(FAS) dan Fulfillment by Blibli (FBB).

Untuk mendukung kategori home and living, Perseroan juga mengelola 36 home and living experience centers yang dioperasikan oleh Dekoruma, untuk memperluas jaringan omnichannel konsumen dalam kategori ini.

Ritel 3P

Segmen Ritel 3P mencatatkan pendapatan platform Perseroan yang dihasilkan dari penjualan produk dan layanan oleh penjual pihak ketiga (3P) melalui platform perdagangan daring dan platform agen perjalanan daring (online travel agent/OTA) milik Perseroan.

GPBD segmen ini mencatat pertumbuhan yang sehat sebesar 20% y.o.y pada 2Q25 menjadi Rp715 miliar, dan sebesar 25% y.o.y pada 1H25 menjadi Rp1.416 miliar. Peningkatan kinerja GPBD terutama didorong oleh kontribusi yang lebih tinggi dari semua kategori pada usaha OTA Perseroan, termasuk penerbangan, akomodasi, serta pengalaman. Keseluruhan TPV dan Pendapatan Neto segmen ini juga tumbuh masing-masing sebesar 5% dan 11% y.o.y pada 2Q25, dan sebesar 6% dan 14% y.o.y pada 1H25.

Per akhir bulan Juni 2025, platform OTA milik Perseroan – tiket.com telah menyediakan ragam produk dan layanan, termasuk tiket penerbangan dari 139 maskapai domestik dan internasional yang melayani lebih dari 220 negara, kawasan, dan teritori, menyediakan lebih dari 3,6 juta pilihan akomodasi, termasuk lebih dari 2,2 juta pilihan akomodasi alternatif, serta menawarkan lebih dari 77.700 aktivitas di destinasi wisata dan lebih dari 4.200 acara di seluruh dunia. 

Institusi

Segmen Institusi merupakan usaha Perseroan yang dijalankan melalui platform-platform B2B dan B2G untuk berbagai produk dan layanan pihak pertama (1P) dan pihak ketiga (3P) untuk institusi sektor swasta dan sektor publik di seluruh Indonesia.

GPBD segmen ini juga mencatat pertumbuhan yang stabil sebesar 11% y.o.y pada 1H25 menjadi Rp432 miliar, meskipun mengalami sedikit penurunan pada 2Q25 y.o.y akibat kondisi pasar yang ketat. Peningkatan kinerja GPBD terutama dikontribusikan oleh volume penjualan kategori produk smartphone yang lebih tinggi kepada klien institusi. Selama semester pertama tahun 2025, segmen ini berhasil meningkatkan kualitas kliennya lebih jauh, tercermin dari peningkatan belanja per klien institusi sebesar 21% menjadi Rp65,1 juta. Secara keseluruhan, TPV dan Pendapatan Neto segmen ini tumbuh masing-masing sebesar 12% dan 30% y.o.y pada 2Q25, dan sebesar 12% dan 28% y.o.y pada 1H25.

Untuk mendukung segmen Institusi, Perseroan mengoperasikan platform Blibli SIPLah (Sistem Pengadaan Sekolah) sejak tahun 2019, serta platform Blibli for Business sejak tahun 2021. Selain itu, Perseroan telah ditunjuk sebagai salah satu pemasok utama untuk proyek pengadaan nasional melalui platform e-katalog, aplikasi belanja daring yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) sejak tahun 2022. 

Per akhir bulan Juni 2025, segmen usaha Institusi Perseroan telah melayani lebih dari 92.000 klien institusi, dengan tingkat monetisasi yang terus tumbuh dari 49% pada 1H24 menjadi 56% pada 1H25, mencerminkan terus meningkatnya kepercayaan klien korporat terhadap layanan yang diberikan Perseroan.

Toko Fisik

Segmen Toko Fisik mencatatkan usaha Perseroan untuk toko-toko elektronik konsumen, bekerja sama dengan berbagai mitra pemegang merek global terkemuka, serta jaringan supermarket premium yang dioperasikan oleh Entitas Anak yang 70,6% sahamnya dimiliki oleh Perseroan, yakni PT Supra Boga Lestari Tbk (“Ranch Market”; BEI: RANC).

GPBD segmen ini mencatat pertumbuhan yang solid sebesar 71% y.o.y pada 2Q25 menjadi Rp488 miliar, dan sebesar 61% y.o.y pada 1H25 menjadi Rp916 miliar. Peningkatan kinerja GPBD terutama didorong oleh volume penjualan smartphone yang lebih tinggi didukung dengan peluncuran produk baru serta perluasan berkelanjutan dari toko fisik elektronik konsumen Perseroan, termasuk penambahan toko merek-tunggal baru untuk merek hello (Apple), Samsung dan Huawei, serta toko multi-merek Blibli. Selain itu, gerai supermarket Perseroan juga mencatat marjin yang lebih baik selama periode ini. Secara keseluruhan, TPV dan Pendapatan Neto segmen ini tumbuh masing-masing sebesar 39% dan 29% y.o.y pada 2Q25, dan sebesar 29% dan 21% y.o.y pada 1H25.

Dengan penambahan 8 toko elektronik konsumen baru sepanjang kuartal kedua tahun 2025, Perseroan telah mengoperasikan sebanyak 223 toko elektronik konsumen per akhir bulan Juni 2025, yang terdiri dari 122 toko merek-tunggal dan 101 toko multi-merek. Selain itu, Perseroan juga mengelola 58 gerai supermarket premium yang dioperasikan oleh Ranch Market.

KINERJA KEUANGAN KONSOLIDASI

ANALISIS & PEMBAHASAN MANAJEMEN

Di bawah ini merupakan penjelasan singkat atas kinerja keuangan konsolidasi Perseroan pada periode kuartal kedua tahun 2025 (2Q25) dibandingkan dengan periode kuartal kedua tahun 2024 (2Q24), serta periode semester pertama tahun 2025 (1H25) dibandingkan dengan periode semester pertama tahun 2024 (1H24).

Pendapatan & Profitabilitas

Pendapatan Neto konsolidasi mencatat pertumbuhan sebesar 25% y.o.y dari Rp3.929 miliar pada 2Q24 menjadi Rp4.902 miliar pada 2Q25, dan sebesar 22% y.o.y dari Rp7.852 miliar pada 1H24 menjadi Rp9.596 miliar pada 1H25, didorong oleh peningkatan kinerja di seluruh segmen usaha, terutama di kategori elektronik konsumen, yang diuntungkan oleh volume penjualan smartphone yang lebih tinggi, kinerja yang lebih baik di usaha OTA, dan perluasan jaringan toko fisik elektronik konsumen. Namun, sebagai respons terhadap persaingan pasar yang semakin ketat pada semester pertama tahun 2025, Perseroan meningkatkan upaya promosinya—terutama di segmen Ritel 1P, yang mengakibatkan sedikit penurunan Marjin Bruto konsolidasi secara keseluruhan menjadi 18,5% pada 1H25.

Sepanjang periode ini, Perseroan berhasil meningkatkan keunggulan operasionalnya lebih lanjut yang menghasilkan struktur biaya yang lebih baik, tercermin dari persentase Beban Operasional konsolidasi terhadap TPV yang lebih rendah dari 7,5% pada 1H24 menjadi 7,2% pada 1H25, terutama didukung oleh persentase beban umum dan administrasi konsolidasi terhadap TPV yang lebih rendah dari 5,0% pada 1H24 menjadi 4,8% pada 1H25. Dengan peningkatan profitabilitas dan struktur biaya keseluruhan yang lebih baik, Perseroan terus memperbaiki kinerjanya, tercermin dari peningkatan kinerja persentase EBITDA konsolidasi terhadap TPV dari -2,9% pada 1H24 menjadi -2,5% pada 1H25, peningkatan sebesar 40bps y.o.y.

Arus Kas

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi tercatat sebesar Rp2.557 miliar pada 1H25, terutama digunakan untuk pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas atas beban operasional, yang sebagian diimbangi oleh penerimaan kas dari pelanggan. Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi tercatat sebesar Rp122 miliar pada 1H25, terutama digunakan untuk akuisisi aset tetap. Sementara itu, arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar Rp2.036 miliar pada 1H25, terutama dikontribusikan oleh penerimaan kas dari pinjaman bank jangka pendek, yang sebagian diimbangi oleh pembayaran kas dari pinjaman bank jangka pendek. Dengan demikian, posisi Kas dan Setara Kas konsolidasi Perseroan tercatat sebesar Rp1.806 miliar per tanggal 30 Juni 2025 dibandingkan dengan Rp2.449 miliar per tanggal 31 Desember 2024.

AKSI KORPORASI

Pada tanggal 11 Juni 2025, Perseroan telah sukses menyelenggarakan RUPST untuk tahun buku 2024, yang kemudian dilanjutkan dengan RUPSLB di Jakarta.

Dalam RUPST, Perseroan memperoleh persetujuan pemegang saham atas beberapa keputusan penting, termasuk persetujuan atas Laporan Direksi dan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2024. Sejalan dengan hal tersebut, rapat juga menyetujui remunerasi, honorarium dan/atau tunjangan lainnya bagi Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2025. Selanjutnya, rapat juga menyetujui penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025.

Dari sisi tata kelola, para pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan, dimana Imron Hendrata secara resmi diangkat sebagai Wakil Komisaris Utama yang baru. Selain itu, Perseroan melaporkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO) per tanggal 31 Desember 2024, yang menegaskan kembali komitmen Perseroan terhadap transparansi dan pengelolaan modal yang bertanggung jawab. Keputusan ini mencerminkan dedikasi Perseroan untuk menjaga tata kelola perusahaan yang kuat, memastikan penciptaan nilai jangka panjang, dan menjaga kepercayaan para pemegang saham.

Sedangkan dalam RUPSLB, Perseroan mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham independen untuk rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dalam rangka program kepemilikan saham manajemen dan karyawan (management and employee stock option plan/MESOP) dengan jumlah sebanyak-banyaknya 4.000.000.000 saham atau sebesar 2,99% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan.

LINGKUNGAN, SOSIAL DAN TATA KELOLA (LST)

Sebagai pelopor dalam perdagangan omnichannel dan gaya hidup yang terintegrasi, Perseroan menegaskan kembali komitmennya terhadap penciptaan nilai jangka panjang melalui berbagai praktik berkelanjutan. Melalui program Blibli Tiket Action, Perseroan mewujudkan komitmen ini selama semester pertama tahun 2025 dengan mempromosikan inisiatif LST (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) serta mendorong partisipasi aktif para pemangku kepentingan.

Fokus Lingkungan

Perseroan memperkuat dampak terhadap lingkungan melalui keterlibatan pelanggan dan inisiatif yang digerakkan oleh karyawan:

  • Program Take-Back Packaging: mendorong pelanggan untuk mengembalikan kemasan bekas, berkontribusi pada upaya penanaman pohon;
  • Green Delivery: mengurangi emisi karbon melalui penggunaan kendaraan listrik;
  • Perluasan Tukar Tambah: mencakup produk gaya hidup seperti sepatu, memperpanjang masa pakai produk dan meminimalkan limbah;
  • Misi Tanam Pohon: memungkinkan pelanggan untuk berdonasi Rp1.000 per transaksi untuk upaya reboisasi;
  • Kompetisi Kaizen: menumbuhkan budaya perbaikan berkelanjutan dan efisiensi operasional; dan
  • Program One Step Further: mempromosikan fesyen sirkular melalui donasi sepatu bekas yang masih layak pakai yang dipimpin oleh karyawan ke Desa Mendut, Magelang, Jawa Tengah.

Dampak Sosial

Perseroan mendukung anak-anak kurang mampu melalui inisiatif edukatif dan inspiratif:

  • Kegiatan Bermain Peran Blizania: memperkenalkan anak-anak dari Yayasan Sanggar Anak Kita (SAKA) ke dunia digital dan e-commerce melalui permainan berbasis pembelajaran; dan
  • Pemutaran Film – “Jumbo”: berkolaborasi dengan Sandiaga Uno dan YAMSA, pemutaran film ini bertujuan untuk menginspirasi dan membangun kepercayaan diri penonton muda.

Keunggulan Tata Kelola

Perseroan menunjukkan komitmen yang kuat terhadap tata kelola digital yang bertanggung jawab:

  • Mempertahankan sertifikasi PCI DSS 4.0 Merchant Level 1: standar tertinggi untuk keamanan data dalam sistem penagihan kartu kredit e-commerce, yang menunjukkan komitmen yang kuat terhadap tata kelola digital yang bertanggung jawab.

PROSPEK USAHA

Kami memasuki semester kedua tahun 2025 dengan penuh kejelasan dan keyakinan. Strategi omnichannel kami tetap menjadi inti dari ambisi pertumbuhan kami, seiring kami memadukan kemudahan digital dengan keterlibatan luring untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang benar-benar berbeda. Investasi di bidang logistik—terutama gudang Marunda—akan semakin menyederhanakan jaringan pemenuhan pesanan kami, meningkatkan keandalan layanan, dan membuka peluang untuk peningkatan pendapatan. Dengan terus menyempurnakan proposisi nilai dan kapabilitas operasional kami, kami berada di posisi yang tepat untuk memanfaatkan peluang yang muncul dan memberikan dampak yang konsisten dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

– Selesai –