Di tengah ketatnya persaingan dan dinamika pasar Asia Tenggara, Blibli (PT Global Digital Niaga Tbk; IDX: BELI)—pelopor ekosistem perdagangan omnichannel dan gaya hidup terkemuka di Indonesia yang berfokus melayani konsumen ritel dan institusi yang terhubung secara digital—terus membuktikan ketangguhan dan pertumbuhan yang konsisten. Selama dua tahun berturut-turut, Blibli kembali masuk dalam daftar bergengsi Fortune Southeast Asia 500. Pada 2025, Blibli naik ke peringkat #260, meningkat 22 posisi dari #282 di tahun sebelumnya, menegaskan posisinya sebagai salah satu perusahaan dengan kinerja terbaik di kawasan ini.
Fortune Southeast Asia 500 menyusun peringkat perusahaan-perusahaan terbesar di kawasan berdasarkan total pendapatan tahun fiskal terakhir, mencakup berbagai sektor di tujuh negara anggota ASEAN. Diterbitkan setiap tahun, Fortune mencatat bahwa daftar 2025 ini menggambarkan kesiapan kawasan dalam memanfaatkan pergeseran rantai pasok global serta pertumbuhan pesat di industri seperti pertambangan, kendaraan listrik (EV), dan kecerdasan buatan (AI). Adapun terdapat minimum pendapatan untuk dapat masuk dalam daftar tahun 2025 sebesar USD 349,4 juta. Blibli, dengan pendapatan sebesar USD 1.055,5 juta, muncul sebagai salah satu perusahaan asal Indonesia dengan peringkat tertinggi di industri Internet Service Retailing dalam sektor Teknologi di daftar Fortune Southeast Asia 500.
Peningkatan peringkat Blibli juga mencerminkan kinerja keuangan yang terus menguat, sebagaimana tercantum dalam Laporan Tahunan 2024 serta hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang baru saja diselenggarakan. Pada tahun 2024, Blibli mencatatkan peningkatan pendapatan neto konsolidasian sebesar 14% y.o.y menjadi Rp16,7 triliun, serta peningkatan laba bruto konsolidasian sebesar 37% y.o.y menjadi Rp3,3 triliun, mencerminkan marjin bruto konsolidasian yang lebih baik sebesar 19,7%, atau meningkat 340bps dibandingkan tahun sebelumnya.
Pencapaian ini mencerminkan kinerja solid yang lahir dari komitmen jangka panjang Blibli terhadap strategi omnichannel terintegrasi—sebuah keunggulan kompetitif yang memungkinkan Perusahaan tetap adaptif dan relevan di tengah lanskap konsumen yang terus berubah.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi Blibli untuk masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun 2025 bersama perusahaan-perusahaan terkemuka lainnya di kawasan ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Fortune atas apresiasi ini, yang merupakan validasi atas strategi omnichannel kami sekaligus motivasi untuk terus membangun bisnis yang berkelanjutan dan berdampak positif,” ujar Eric Winarta, Chief Corporate Officer dan Investor Relations, Blibli.
“Di tengah lanskap digital dan ekonomi yang semakin dinamis, kami tetap fokus pada eksekusi yang disiplin—mulai dari efisiensi biaya dan optimalisasi produk, hingga penguatan loyalitas ekosistem dan kapabilitas distribusi. Pengakuan ini mendorong kami untuk terus menghadirkan nilai tambah di setiap titik interaksi dengan pelanggan, sambil tetap berpegang pada tujuan kami untuk menciptakan dampak jangka panjang yang positif bagi seluruh pemangku kepentingan.”
Lebih lanjut, Ritel 1P, Ritel 3P, Institusi, dan Toko Fisik—di dalam ekosistem Blibli Tiket terus menjadi penggerak utama dalam membangun loyalitas pelanggan, efisiensi operasional, dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan momentum yang terus menguat dan fundamental bisnis yang solid, Blibli berada pada posisi yang tepat untuk memperluas dampaknya serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan, mitra, dan para pemegang saham.
1 Segmen Ritel 1P merupakan usaha yang dijalankan Perusahaan melalui platform perdagangan B2C daring untuk berbagai produk dan layanan pihak pertama (1P) dari berbagai kategori.
2 Segmen Ritel 3P merupakan penjualan produk dan layanan oleh penjual pihak ketiga (3P) melalui platform perdagangan daring dan platform agen perjalanan daring (online travel agent/OTA) milik Perusahaan.
3 Segmen Institusi merupakan usaha Perusahaan yang dijalankan melalui platform-platform B2B dan B2G untuk berbagai produk dan layanan pihak pertama (1P) dan pihak ketiga (3P) untuk institusi sektor swasta dan sektor publik di seluruh Indonesia.
4 Segmen Toko Fisik merupakan usaha Perusahaan untuk toko-toko elektronik konsumen, bekerja sama dengan berbagai mitra pemegang merek global terkemuka, serta jaringan supermarket premium yang dioperasikan oleh Entitas Anak yang 70,6% sahamnya dimiliki oleh Perusahaan, yakni PT Supra Boga Lestari Tbk (“Ranch Market”; BEI: RANC).
